5 Tips Olahraga Pagi untuk Pemula agar Tubuh Tetap Nyaman dan Tidak Mudah Lelah

Oleh Muhammad Farhan Al Rasyid · · health

5 Tips Olahraga Pagi untuk Pemula agar Tubuh Tetap Nyaman dan Tidak Mudah Lelah

Olahraga pagi bisa menjadi kebiasaan sehat jika dilakukan dengan tepat. Simak 5 tips olahraga pagi untuk pemula, mulai dari pemanasan, minum air, hingga memilih jenis latihan yang sesuai kemampuan.

SUKAMUDA.co.id - Olahraga pagi sering dipilih sebagai aktivitas untuk mengawali hari dengan tubuh yang lebih aktif. Namun, bagi kamu yang belum terbiasa berolahraga setelah bangun tidur, tubuh mungkin terasa kaku, kurang bertenaga, atau lebih cepat lelah. Hal tersebut wajar karena tubuh baru saja melewati waktu istirahat dan membutuhkan proses untuk kembali aktif. Langsung melakukan latihan dengan intensitas tinggi juga bisa membuat tubuh terasa tidak nyaman.


Karena itu, olahraga pagi sebaiknya dimulai secara perlahan dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Kamu tidak perlu langsung melakukan latihan berat untuk mendapatkan manfaatnya. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar olahraga pagi terasa lebih nyaman.


Baca Juga: 6 Ciri Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi yang Perlu Dikenali Orangtua


1. Jangan langsung melakukan olahraga intens

Setelah bangun tidur, berikan kesempatan bagi tubuh untuk beradaptasi dari kondisi istirahat menuju aktivitas fisik. Hindari langsung melakukan sprint, lari cepat, atau latihan beban berat.


Sebagai langkah awal, kamu bisa berjalan santai, menggerakkan tangan dan kaki, atau melakukan peregangan dinamis. Setelah tubuh mulai terasa lebih siap, intensitas latihan dapat dinaikkan secara bertahap.


Bagi pemula, olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang sudah cukup untuk membangun kebiasaan. Jangan menjadikan kemampuan orang lain sebagai patokan karena kondisi dan tingkat kebugaran setiap orang berbeda.


Baca Juga: Diet Ketat Bikin Sehat? Kenali Bedanya dengan Gaya Hidup Sehat


2. Lakukan pemanasan terlebih dahulu

Pemanasan penting dilakukan sebelum masuk ke latihan utama. Kamu bisa memulainya dengan berjalan di tempat, mengayunkan lengan, atau melakukan berbagai gerakan dinamis sederhana.


Selain membantu mempersiapkan tubuh, pemanasan juga dapat menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi tubuh pada pagi tersebut. Jika terdapat bagian tubuh yang masih terasa kaku atau tidak nyaman, sesuaikan gerakan dan jangan memaksakannya.


Baca Juga: Sehari Berapa Langkah agar Tetap Sehat? Ini Jumlah Ideal, Manfaat, dan Tips Mencapai Target Harian


3. Minum air sebelum berolahraga

Tubuh tetap kehilangan cairan selama tidur meskipun kamu tidak melakukan aktivitas fisik. Karena itu, minum air setelah bangun tidur dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan sebelum berolahraga.


Tidak perlu langsung minum dalam jumlah banyak. Segelas air atau beberapa teguk sebelum latihan bisa menjadi pilihan, kemudian sesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Jika olahraga dilakukan dalam waktu cukup lama atau kondisi cuaca sedang panas, kebutuhan cairan bisa meningkat. Pastikan tubuh tetap mendapatkan asupan cairan yang cukup selama maupun setelah berolahraga.


4. Pilih olahraga sesuai kemampuan

Olahraga pagi tidak harus selalu berupa lari jarak jauh atau latihan dengan intensitas tinggi. Ada banyak aktivitas ringan yang bisa dipilih, seperti jalan kaki, bersepeda santai, yoga, senam, maupun latihan kekuatan sederhana. Pilih jenis olahraga yang sesuai dengan tingkat kebugaran dan tujuanmu. Jika baru mulai membangun rutinitas, sebaiknya pilih aktivitas yang realistis untuk dilakukan secara konsisten.

Baca Juga: 9 Ciri Kamu Mungkin Mengalami Gangguan Mental, Apa Saja?


5. Perhatikan sarapan dan kebutuhan energi

Sebagian orang merasa nyaman melakukan olahraga ringan setelah bangun tidur tanpa sarapan terlebih dahulu. Namun, kondisi tersebut belum tentu cocok untuk semua orang, terutama ketika latihan berlangsung lebih lama atau memiliki intensitas tinggi. Jika kamu mudah merasa lemas saat berolahraga dalam kondisi perut kosong, makanan ringan bisa menjadi pilihan sebelum latihan. Pisang, roti, atau makanan sederhana lainnya dapat dikonsumsi sesuai dengan kondisi dan toleransi tubuh.


Sumber: dari berbagai sumber

Baca di SukaMuda