Profil Fatimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI yang Aktif Bersuara di Ruang Publik

Oleh Reni Nuraini · · general

Profil Fatimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI yang Aktif Bersuara di Ruang Publik

Mengenal Fatimah Azzahra Wakil Ketua BEM UI 2026 sekaligus mahasiswa Fakultas Kedokteran UI yang aktif di dunia organisasi dan isu publik. Namanya semakin dikenal setelah menyampaikan pandangan kritis dalam forum mengenai MBG dan kembali menjadi sorotan saat terlibat dalam aksi BEM UI di Bundaran HI

SUKAMUDA.co.id - Nama Fatimah Azzahra semakin dikenal masyarakat setelah beberapa kali tampil dalam forum yang membahas persoalan kebijakan publik. Perempuan yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) 2026 tersebut menjadi perhatian karena keberaniannya menyampaikan pandangan mengenai isu yang sedang menjadi perdebatan di masyarakat.


Fatimah bukan hanya aktif sebagai aktivis mahasiswa. Di tengah kesibukannya menjalankan organisasi, ia juga masih menempuh pendidikan di Program Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2023.


Baca Juga: Mengapa 17 Agustus Identik dengan Lomba? Ternyata Ada Makna di Baliknya


Perpaduan antara latar belakang akademik, pengalaman organisasi, serta keterlibatannya dalam berbagai forum membuat sosok Fatimah menarik perhatian. Namanya pun semakin sering muncul di ruang publik, terutama ketika menyampaikan kritik maupun pandangan mengenai kebijakan pemerintah.


Perjalanan Fatimah di Dunia Organisasi


Sebelum dipercaya menjadi Wakil Ketua BEM UI, Fatimah telah lebih dulu aktif dalam organisasi mahasiswa. Pengalamannya tidak hanya diperoleh di tingkat universitas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan di lingkungan FKUI.


Pada 2025, Fatimah pernah menduduki posisi di Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia (DPM UI). Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan kepemimpinannya di lingkungan kampus. Ia kemudian dipercaya mendampingi Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan dalam kepengurusan BEM UI periode 2026.


Baca Juga: 7 Film Terpopuler Bertema Perjuangan yang Bisa Ditonton di Hari Kemerdekaan


Aktivitas organisasinya juga mencakup kegiatan di tingkat fakultas. Fatimah tercatat pernah terlibat dalam organisasi dan kegiatan sosial mahasiswa kedokteran. Pengalaman tersebut menjadi ruang baginya untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi sekaligus berinteraksi dengan berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa dan masyarakat.


Tidak Hanya Aktif Berorganisasi, Fatimah Juga Berprestasi


Di samping kegiatan kemahasiswaan, Fatimah memiliki rekam jejak di bidang akademik. Sebagai mahasiswa kedokteran, ia juga mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan penelitian dan pengembangan keilmuan.

Pada 2025, Fatimah tercatat meraih prestasi dalam kompetisi riset nasional The 17th Liver Update. Pencapaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa aktivitas organisasinya berjalan berdampingan dengan kegiatan akademik.


Latar belakang kedokteran juga memengaruhi isu yang menjadi perhatiannya. Fatimah beberapa kali terlibat dalam kegiatan yang membahas persoalan kesehatan, profesi kedokteran, serta kebijakan yang memiliki dampak terhadap masyarakat.


Namanya Mulai Viral Saat Membahas MBG


Salah satu momen yang membuat Fatimah semakin dikenal publik terjadi pada Juni 2026. Saat itu, ia tampil dalam forum diskusi yang membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong.


Baca Juga: Daftar 22 Kampus di Sukabumi dan Status Akreditasinya


Dalam diskusi tersebut, Fatimah menyampaikan pandangannya mengenai prioritas pembangunan. Ia mempertanyakan apakah persoalan gizi dapat dilihat secara terpisah dari masalah lain yang masih dihadapi masyarakat, seperti akses pendidikan dan pemenuhan fasilitas dasar di sejumlah wilayah.


Perbedaan pandangan dalam forum tersebut membuat diskusi berlangsung cukup tajam. Potongan video penampilannya kemudian menyebar di media sosial dan membuat nama Fatimah semakin banyak diperbincangkan.


Sikap kritis Fatimah dalam forum tersebut juga tidak terlepas dari latar belakangnya sebagai mahasiswa kedokteran. Ia membawa perspektif yang berkaitan dengan kesehatan sekaligus melihat persoalan MBG dari sudut pandang kebijakan publik yang lebih luas.


Kembali Disorot Saat Aksi BEM UI 18 Agustus 2026


Sorotan terhadap Fatimah kembali muncul dalam aksi BEM UI pada Selasa, 18 Agustus 2026. Dalam aksi yang mengusung tema #MerebutKemerdekaan, massa BEM UI bergerak menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk menyampaikan aspirasi. Namun, perjalanan massa terhenti setelah mendapat penghadangan aparat di kawasan Sudirman dan Dukuh Atas.


Baca Juga: Pemuda Asal Pajampangan Sukabumi Lolos Putra Putri Batik Nusantara 2026, Mohon Dukungan Menuju Final Jakarta


Dalam situasi tersebut, Fatimah terlihat berada di barisan depan dan ikut menyampaikan sikap mahasiswa. Ia juga terlibat dalam perdebatan dengan aparat mengenai pembatasan lokasi aksi. Momen tersebut kembali menarik perhatian setelah rekamannya beredar di media sosial.


Dalam penyampaiannya, Fatimah menekankan bahwa inti dari aksi bukan sekadar mencapai Bundaran HI, tetapi juga menyuarakan aspirasi dan mempertahankan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat.


Keterlibatannya dalam aksi tersebut memperlihatkan peran Fatimah sebagai salah satu figur yang tampil di depan ketika BEM UI menyampaikan sikap terhadap berbagai persoalan nasional.


Sosok Mahasiswa yang Aktif Menyampaikan Pandangan


Jika melihat perjalanan Fatimah Azzahra, kiprahnya tidak hanya terbentuk dari satu momen ketika namanya viral. Aktivitasnya sebagai mahasiswa kedokteran, pengalaman dalam organisasi, keterlibatan dalam kegiatan sosial dan akademik, hingga keberaniannya tampil dalam forum publik menjadi bagian dari perjalanan tersebut.


Forum mengenai MBG menjadi salah satu momen yang memperkenalkan Fatimah kepada masyarakat luas. Sementara aksi BEM UI pada 18 Agustus 2026 kembali menempatkannya di tengah perhatian publik ketika ia ikut menyuarakan aspirasi mahasiswa.


Baca Juga: Bupati Sukabumi Buka Diklat Paskibraka 2026, 32 Pelajar Terbaik Siap Bertugas di HUT ke-81 RI


Perjalanan Fatimah Azzahra menunjukkan sosok mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam kehidupan akademik, tetapi juga mengambil peran dalam organisasi dan diskusi mengenai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.


Sumber: dari berbagai sumber

Baca di SukaMuda