Mobil Sering Karatan? Ini 4 Penyebab yang Wajib Diketahui

Oleh Muhammad Farhan Al Rasyid · · otomotif

Mobil Sering Karatan? Ini 4 Penyebab yang Wajib Diketahui

Mobil mudah berkarat bisa disebabkan air hujan, sisa air setelah dicuci, banjir, hingga paparan air laut. Kenali penyebab korosi pada mobil dan cara mencegahnya.

SUKAMUDA.co.id - Memiliki mobil bukan hanya soal menggunakannya untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Pemilik kendaraan juga perlu memberikan perawatan secara rutin agar kondisi mesin, bodi, dan berbagai komponennya tetap terjaga. Jika tidak dirawat dengan baik, mobil bisa mengalami berbagai masalah, salah satunya adalah korosi atau karat.


Karat biasanya lebih mudah muncul pada bagian kendaraan yang menggunakan material logam. Kondisi tersebut dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari paparan air hingga lingkungan sekitar. Oleh karena itu, pemilik mobil perlu mengetahui beberapa penyebab mobil mudah berkarat berikut ini.


Baca Juga: Jangan Asal Ganti Oli Motor atau Mobil Baru, Ini Waktu yang Tepat Menurut Pabrikan


1. Sering Terkena Air Hujan

Air hujan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya karat pada mobil, terutama jika kendaraan terlalu sering terkena hujan dan tidak segera dibersihkan. Kondisi tersebut bisa semakin berisiko di wilayah perkotaan dengan tingkat polusi udara yang tinggi. Zat pencemar di udara dapat bercampur dengan air hujan dan membuat sifatnya lebih asam. Jika terus menempel pada permukaan bodi mobil, kondisi ini dapat mempercepat proses korosi pada bagian logam.


Karena itu, setelah mobil terkena hujan, sebaiknya segera bilas dan keringkan kendaraan agar tidak ada sisa air yang terlalu lama menempel.


Baca Juga: Mesin Mobil Susah Hidup Saat Dingin? Ini 4 Penyebab yang Wajib Diketahui


2. Tidak Mengeringkan Mobil Setelah Dicuci

Mencuci mobil secara rutin memang menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan kendaraan. Namun, proses tersebut sebaiknya tidak berhenti setelah mobil selesai dibilas.

Sisa air yang masih menempel pada bodi atau bagian logam kendaraan dapat meningkatkan risiko munculnya karat, terutama jika terdapat celah yang sulit dijangkau. Membiarkan mobil dalam kondisi basah terlalu lama juga dapat membuat kelembapan bertahan di beberapa bagian.


Setelah mencuci mobil, pastikan seluruh permukaannya dikeringkan menggunakan kain yang sesuai. Cara ini sederhana, tetapi dapat membantu mengurangi risiko korosi.


Baca Juga: 4 Pembaruan Vespa Sprint 180 Terbaru, Mesin Lebih Bertenaga hingga Speedometer Digital Modern


3. Mobil Terendam Banjir

Banjir juga menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh pemilik kendaraan. Sebisa mungkin, jangan memaksakan mobil melewati genangan yang terlalu dalam apabila kondisi tersebut berisiko membuat kendaraan terendam.


Air banjir dapat masuk dan mengenai berbagai komponen mobil, termasuk bagian-bagian yang terbuat dari logam. Jika tidak segera dibersihkan dan dikeringkan dengan benar, sisa air dan kotoran dari banjir dapat mempercepat proses korosi.


Selain menyebabkan karat, paparan air banjir juga berpotensi menimbulkan masalah lain pada kendaraan. Karena itu, mobil yang sempat terendam banjir sebaiknya segera diperiksa dan dibersihkan secara menyeluruh.


Baca Juga: 5 Mobil Irit BBM yang Tetap Aman Menggunakan Pertalite di Tengah Kenaikan Harga Pertamax


4. Terpapar Air Laut

Membawa mobil berlibur ke kawasan pantai memang menyenangkan. Namun, pemilik kendaraan perlu memperhatikan risiko paparan air laut terhadap bodi dan komponen logam mobil.


Air laut memiliki kandungan garam dan mineral yang cukup tinggi. Jika air tersebut menempel dalam waktu lama dan tidak segera dibersihkan, kandungan tersebut dapat mempercepat proses korosi pada bagian logam kendaraan.


Setelah membawa mobil ke kawasan pantai, sebaiknya kendaraan segera dicuci menggunakan air bersih. Pastikan bagian bodi, kolong, hingga area lain yang berpotensi terkena cipratan air laut turut dibersihkan agar tidak meninggalkan residu garam.

Sumber: dari berbagai sumber

Baca di SukaMuda