Insomnia Era Gen Z: Scrolling Sampai Lupa Waktu? Gara-Gara “5 Menit Lagi”, Jam Tidur Jadi Berantakan
Mulai malam ini, coba terapkan jadwal tidur dan bangun yang konsisten. Jalani selama satu minggu dan perhatikan apakah kualitas tidur serta kondisi tubuhmu terasa lebih baik.
SUKAMUDA.co.id - Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang penting untuk menjaga stamina dan kesehatan. Setiap orang membutuhkan tidur yang cukup. Namun, meskipun tidur menjadi aktivitas yang mudah bagi sebagian orang, bagi sebagian lainnya, tidur justru bisa menjadi hal yang sulit dilakukan.
Kondisi sulit tidur ini dikenal sebagai insomnia (Anggraini, 2022). Menurut ICSD-2 (International Classification of Sleep Disorders), insomnia merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk memulai tidur, sering terbangun di malam hari, bangun terlalu dini, atau sulit kembali tidur sehingga menimbulkan gangguan pada aktivitas di siang hari (Arsy et al., 2021).
Baca Juga: Begadang Bukan Solusi, Pentingnya Pola Tidur yang Baik bagi Mahasiswa
Di era digital seperti sekarang, HP sudah menjadi alarm, pemutar audiobook, sekaligus alat komunikasi utama dalam kehidupan sehari-hari. Namun, selama ini banyak anggapan bahwa layar HP, terutama paparan blue light atau cahaya biru, merupakan salah satu penyebab utama sulit tidur.
Salah satu meta-analisis Michael Gradisar yang dipublikasikan dalam Sleep Medicine Reviews menganalisis sejumlah studi terkait penggunaan perangkat digital sebelum tidur. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan layar sebelum tidur dapat menunda waktu tidur, tetapi efeknya disebut relatif kecil.
Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya cahaya dari layar HP, tetapi juga kebiasaan yang menyertainya. Misalnya, scrolling tanpa sadar hingga larut malam, binge-watching, atau kebiasaan menunda waktu tidur.
Solusi: Bangun Kebiasaan Tidur yang Konsisten
Daripada hanya menyalahkan blue light dari HP, ada beberapa kebiasaan yang bisa mulai diterapkan untuk membantu memperbaiki pola tidur.
1. Tetapkan Jadwal Tidur dan Bangun yang Sama Setiap Hari
Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan. Konsistensi jadwal tidur dapat membantu tubuh mengenali kapan waktunya beristirahat dan kapan harus bangun.
2. Pasang Alarm "Waktunya Tidur", Bukan Cuma Alarm Bangun
Selama ini alarm biasanya digunakan untuk membangunkan kita di pagi hari. Padahal, alarm juga bisa dimanfaatkan sebagai pengingat untuk mulai bersiap tidur. Saat alarm berbunyi, jadikan itu sebagai sinyal untuk mulai winding down, menyelesaikan aktivitas, mengurangi distraksi, dan menenangkan pikiran sebelum tidur.
3. Boleh Pakai HP Sebelum Tidur, Tapi Beri Batas Waktu
Menggunakan HP sebelum tidur tidak selalu menjadi masalah. Yang perlu diwaspadai adalah kebiasaan scrolling tanpa batas yang membuat waktu tidur terus mundur tanpa disadari.
Jadi, musuh tidurmu belum tentu layar HP, tetapi bisa jadi kebiasaan tidur yang tidak konsisten.
Sumber: Instagram @vishal.dasani