5 Alasan Motor MotoGP Tidak Cocok untuk Harian, Bukan Sekadar Soal Kecepatan

Oleh Muhammad Farhan Al Rasyid · · otomotif

5 Alasan Motor MotoGP Tidak Cocok untuk Harian, Bukan Sekadar Soal Kecepatan

Motor MotoGP dirancang khusus untuk balapan sehingga tidak cocok digunakan sehari-hari. Simak 5 alasan motor MotoGP tidak ideal untuk jalan raya, mulai dari regulasi, mesin, hingga ban.

SUKAMUDA.co.id - Motor MotoGP identik dengan tampilan agresif, tenaga besar, dan desain sporty yang membuatnya terlihat seperti kendaraan impian bagi banyak pencinta roda dua. Namun, di balik performanya yang luar biasa, motor balap tersebut ternyata tidak dirancang untuk digunakan sebagai kendaraan harian.


Motor MotoGP memiliki berbagai spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan balapan. Mulai dari mesin berperforma tinggi, komponen yang berbeda dengan motor produksi massal, hingga ban khusus sirkuit. Berikut sejumlah alasan mengapa motor MotoGP tidak cocok digunakan di jalan raya.


Baca Juga: Judul: 5 Mobil JDM Ikonik yang Cocok Buat Anak Muda


1. Tidak memenuhi regulasi kendaraan jalan raya

Motor MotoGP dibuat khusus untuk digunakan di lintasan balap sehingga tidak dirancang mengikuti standar kendaraan yang diperbolehkan melaju di jalan umum. Salah satu contohnya adalah sistem knalpot. Motor balap menghasilkan suara yang jauh lebih keras dibandingkan kendaraan yang digunakan sehari-hari.


Tingkat kebisingan tersebut tentu tidak sesuai dengan ketentuan kendaraan jalan raya dan berpotensi mengganggu pengguna jalan lainnya. Selain itu, motor MotoGP juga tidak dilengkapi berbagai perlengkapan yang menjadi persyaratan kendaraan legal di jalan raya. Karena itu, motor tersebut pada dasarnya tidak bisa langsung digunakan untuk aktivitas harian.


Baca Juga: Benarkah Semua Mobil LCGC Irit BBM? Ini Faktor yang Memengaruhi Konsumsi Bahan Bakar


2. Mesin terlalu bertenaga dan membutuhkan kondisi khusus

Performa menjadi salah satu keunggulan utama motor MotoGP. Mesin yang digunakan dirancang untuk menghasilkan tenaga besar dan bekerja pada tingkat performa tinggi selama balapan.

Konsekuensinya, karakter mesin tersebut tidak ideal untuk penggunaan sehari-hari.


Sistem pendinginan, temperatur kerja, serta berbagai komponen mesin dirancang berdasarkan kebutuhan sirkuit, bukan kondisi lalu lintas perkotaan. Penggunaan motor dengan karakter seperti ini di jalan raya dapat menjadi tidak praktis, terutama ketika kendaraan harus menghadapi kemacetan dan kecepatan rendah dalam waktu lama.


Baca Juga: Mobil Sering Karatan? Ini 4 Penyebab yang Wajib Diketahui


3. Banyak komponen kendaraan harian yang tidak tersedia

Motor MotoGP memiliki desain yang sangat berbeda dari motor produksi massal. Karena fokus utamanya adalah mengejar performa di lintasan, sejumlah komponen yang biasa ditemukan pada sepeda motor harian tidak diperlukan.


Motor balap tersebut tidak dilengkapi perlengkapan seperti spion, lampu sein, standar samping, hingga beberapa indikator kendaraan yang umum ditemukan pada motor jalan raya. Sistem transmisi dan pengereman juga dirancang khusus untuk kebutuhan balapan. Bahkan, mekanisme untuk menghidupkan mesin pada motor balap dapat berbeda dari motor yang biasa digunakan masyarakat.


Baca Juga: 4 Penyebab Mobil Tiba-Tiba Jadi Boros BBM yang Sering Tidak Disadari


4. Tidak dijual bebas dan membutuhkan biaya sangat besar

Motor MotoGP bukan kendaraan yang diproduksi untuk konsumen umum. Karena itu, motor tersebut tidak bisa dengan mudah ditemukan dan dibeli di dealer seperti sepeda motor komersial.

Beberapa unit motor balap dapat berpindah tangan melalui mekanisme khusus seperti lelang atau penjualan terbatas. Harganya pun bisa mencapai angka yang sangat tinggi, tergantung spesifikasi, sejarah penggunaan, dan nilai koleksinya.


Kalaupun berhasil memilikinya, motor tersebut tetap tidak bisa begitu saja digunakan di jalan raya. Berbagai komponen harus disesuaikan agar memenuhi aturan yang berlaku. Artinya, biaya yang diperlukan bukan hanya untuk membeli motor, tetapi juga melakukan berbagai penyesuaian.


Baca Juga: Mesin Mobil Susah Hidup Saat Dingin? Ini 4 Penyebab yang Wajib Diketahui


5. Ban MotoGP tidak dirancang untuk pemakaian harian

Ban menjadi salah satu komponen penting dalam balapan MotoGP. Ban yang digunakan dirancang untuk memberikan cengkeraman maksimal dalam kondisi tertentu di lintasan. Karakter tersebut justru membuat ban balap tidak praktis jika digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Ban MotoGP bekerja pada kondisi temperatur dan tekanan yang sangat spesifik serta mengalami beban ekstrem ketika motor melaju di lintasan.


Berbeda dengan ban sepeda motor harian yang dirancang untuk digunakan dalam berbagai kondisi jalan dan memiliki usia pakai lebih panjang, ban balap membutuhkan pengelolaan dan penggantian yang jauh lebih intensif.


Jadi, meskipun motor MotoGP terlihat menarik dan memiliki performa luar biasa, kendaraan tersebut memang bukan pilihan ideal untuk aktivitas sehari-hari. Motor produksi massal jauh lebih praktis karena sudah dirancang sesuai regulasi, kebutuhan pengguna, kondisi jalan, dan aspek keselamatan di jalan raya.

Sumber: dari berbagai sumber

Baca di SukaMuda